LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Mahasiswa MKWK Polbeng, Bahas Pelestarian Permainan Rakyat Melayu

Pada saat ini, ketika dunia sedang mengalami perkembangan teknologi yang sangat pesat, banyak dari kita yang mulai melupakan warisan budaya yang telah menjadi bagian dari identitas kita sebagai bangsa. Salah satu contoh warisan budaya yang mulai terlupakan adalah permainan rakyat Melayu yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bengkalis selama berabad-abad. Namun, baru-baru ini, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bengkalis menerima kunjungan dari mahasiswa Mata Kuliah Wajib Khusus (MKWK) Politeknik Bengkalis (Polbeng) untuk membahas pelestarian permainan rakyat Melayu. Kunjungan ini merupakan langkah positif dalam upaya melestarikan warisan budaya Melayu dan memperkenalkannya kepada generasi muda.

Permainan Rakyat Melayu: Warisan Budaya yang Terlupakan

Permainan rakyat Melayu telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bengkalis selama berabad-abad. Permainan seperti gasing, kelereng, dan sepak raga telah menjadi hiburan bagi masyarakat dan merupakan sarana untuk mempereratkan hubungan antar warga. Namun, dengan perkembangan teknologi yang pesat, banyak dari permainan ini yang mulai terlupakan. Banyak anak muda yang lebih memilih bermain game online daripada bermain permainan tradisional. Hal ini telah menyebabkan permainan rakyat Melayu mulai terlupakan dan hanya menjadi kenangan bagi orang tua.

Kunjungan Mahasiswa MKWK Polbeng ke LAMR Bengkalis

Kunjungan mahasiswa MKWK Polbeng ke LAMR Bengkalis merupakan langkah positif dalam upaya melestarikan warisan budaya Melayu. Mahasiswa yang berjumlah sekitar 20 orang ini datang ke LAMR Bengkalis untuk membahas pelestarian permainan rakyat Melayu. Mereka berdiskusi dengan pengurus LAMR Bengkalis tentang cara melestarikan permainan rakyat Melayu dan memperkenalkannya kepada generasi muda. Mahasiswa juga berkesempatan untuk mempelajari permainan rakyat Melayu secara langsung dan mempraktikkan permainan tersebut.

Upaya Pelestarian Permainan Rakyat Melayu

LAMR Bengkalis telah melakukan beberapa upaya untuk melestarikan permainan rakyat Melayu. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan mengadakan kegiatan permainan rakyat Melayu secara rutin. Kegiatan ini diadakan untuk memperkenalkan permainan rakyat Melayu kepada generasi muda dan mempromosikan permainan tersebut sebagai warisan budaya Melayu. LAMR Bengkalis juga telah bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan permainan rakyat Melayu sebagai salah satu daya tarik wisata di Bengkalis.

Pentingnya Pelestarian Permainan Rakyat Melayu

Pelestarian permainan rakyat Melayu sangat penting untuk dilakukan. Permainan rakyat Melayu merupakan warisan budaya yang telah menjadi bagian dari identitas kita sebagai bangsa. Dengan melestarikan permainan rakyat Melayu, kita dapat memperkenalkan warisan budaya kita kepada generasi muda dan mempromosikan permainan tersebut sebagai salah satu daya tarik wisata di Bengkalis. Selain itu, pelestarian permainan rakyat Melayu juga dapat membantu mempereratkan hubungan antar warga dan mempromosikan nilai-nilai budaya Melayu.

Kesimpulan

Kunjungan mahasiswa MKWK Polbeng ke LAMR Bengkalis merupakan langkah positif dalam upaya melestarikan warisan budaya Melayu. Dengan membahas pelestarian permainan rakyat Melayu, kita dapat memperkenalkan warisan budaya kita kepada generasi muda dan mempromosikan permainan tersebut sebagai salah satu daya tarik wisata di Bengkalis. Pelestarian permainan rakyat Melayu sangat penting untuk dilakukan dan kita harus terus berupaya untuk melestarikan warisan budaya kita. Dengan demikian, kita dapat mempereratkan hubungan antar warga dan mempromosikan nilai-nilai budaya Melayu.

Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Aceh